Peningkatan Imunitas Masyarakat, STDIIS Jember Jalin Kerjasama dengan STIKes Madani Yogya

Peningkatan Imunitas Masyarakat, STDIIS Jember Jalin Kerjasama dengan STIKes Madani Yogya

Jember (stdiis.ac.id) – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kampus STDI Imam Syafi’i Jember menjalin kerjasama dengan STIKes Madani Yogyakarta. Hal ini dikemas dalam sebuah webinar bertajuk “Peningkatan Imunitas Masyarakat Dengan Cara Holistik Islami di Masa New Normal Dalam Perspektif Medis dan Islami” pada 25 Agustus 2020 melalui aplikasi Zoom dan Youtube.

Menghadirkan 2 narasumber dari masing-masing institusi, yakni Ns. Tri Hardi Miftahul Ulum, S.Kep., Akp., M.M. dari STIKes Madani Yogyakarta yang memaparkan tentang “Konsep Pengobatan Holistik dengan Metode Totok Saraf Sebagai Media Peningkatan Imunitas dan Penanganan Berbagai Masalah Kesehatan”, sementara Dr. Muhamad Arifin, M.A., perwakilan dari STDI Imam Syafi’i Jember, membahas tentang kesehatan dari sudut pandang syar’i.

Narasumber pertama, Tri Hardi, menyampaikan jika kekuatan fitrah (imuniti) seseorang, bergantung pada 4 faktor utama, yakni  faktor fisikal (jasmani) sebesar 10 %, emosi (nafsu) 20 %, Mental (Akal) 20% dan Spiritual (qolbu) 50%.

“Holistik ini, bisa dibilang, adalah kesehatan secara menyeluruh, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membekali pada setiap tubuh manusia dengan satu kekuatan fitrah, yang sifatnya adalah alami, yang ini fungsinya untuk menolak atau menyembuhkan (secara pribadi) setiap penyakit yang menyerang dirinya.” Paparnya.

Terapis pijat syaraf sejak tahun 1997 ini juga memberikan sedikit praktik kepada peserta webinar tentang dasar pengobatan totok saraf, guna peningkatan daya tahan tubuh, menangani sakit kepala atau pusing, batuk pilek, sakit pinggang, mual muntah, sulit tidur, stress dan sesak nafas atau mengi.

Sementara narasumber kedua, Muhamad Arifin, memberikan pemahaman bahwa agama Islam mencakup semua urusan manusia, termasuk dalam urusan penyakit.

“Poin pertama yang harus kita dudukkan adalah bahwa hidup, mati, sakit, sehat itu adalah kuasa Allah, sehingga kalau kita mencari (atau) meminta kesembuhan, maka pertama kali mintalah kepada Allah. Jangan Panik!” Kata Dr. Muhamad Arifin, M.A.

Dia memperkuat penjelasannya dengan membacakan Q.S. Ath-Thalaq/65 : 3

 وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

(Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya”)

Webinar yang berlangsung sekitar 120 menit ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, ustadz, dokter dan juga masyarakat umum yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kuota yang diberikan oleh panitia ternyata tidak cukup untuk menampung antusiasme peserta, sehingga panitia berinisiatif menambah Jumlah. Total peserta yang mendaftar ke panitia hingga hari H adalah 201 orang, sisanya mereka menyaksikan webinar ini melalui akun youtube konsultasi Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *