You are currently viewing Kunjungan Silaturahmi dan Studi Edukasi dari PP Al Binaa Bekasi

Kunjungan Silaturahmi dan Studi Edukasi dari PP Al Binaa Bekasi

Kamis, 13 November 2025.STDI Imam Syafi’i Jember menerima kunjungan silaturahmi dan studi edukasi dari Pondok Pesantren (PP) Al Binaa Bekasi. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga menjelang salat Zuhur. bertempat di Ruang Rapat Lantai 2, Gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani. Adanya kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus bertukar pandangan mengenai strategi pengembangan pendidikan Islam di bidang sekolah tinggi.

Pembukaan: Sejarah STDIIS dan Tujuan Kunjungan

Acara dibuka oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A., yang menyampaikan sejarah awal berdirinya STDIIS yang bermula dari gagasan para mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Universitas Islam Madinah pada tahun 2004. Disambung dengan sambutan dari Ustadz K.H. Aslam Muhsin Abidin, Lc., selaku Mudir PP Al Binaa. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk saling berbagi insight, khususnya dalam pengelolaan lembaga pendidikan.

Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. mewakili Ketua STDIIS
Ustadz K.H. Aslam Muhsin Abidin, Lc.

Diskusi Kelembagaan dan Pengembangan Pendidikan

Setelah sesi sambutan, acara berlanjut dengan diskusi kelembagaan yang berjalan hangat dan interaktif.

Ustadz Agung Wahyu Adhy, Lc., M.Pd., dari PP Al Binaa, menyampaikan apresiasi atas sambutan STDIIS. Beliau membuka sesi tanya-jawab dengan topik mengenai strategi memulai pembelajaran dan penerimaan mahasiswa baru (PMB).

Merespons hal tersebut, Ustadz Anas menjelaskan pentingnya membangun kepercayaan di masyarakat, menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, serta membaca peluang yang ada. Beliau juga menyinggung fenomena masyarakat yang kini banyak mengarahkan pendidikan ke jalur sains, sehingga lembaga keislaman perlu menyusun strategi agar tetap relevan.

Dalam diskusi berikutnya, Ustadz Anas menyampaikan bahwa selain menjalankan tridharma perguruan tinggi, STDIIS menambahkan satu pilar lagi hingga menjadi caturdharma, yaitu memasukkan unsur dakwah sebagai bagian integral tugas dosen.

Ustadz Ahyat Habibi, Lc., M.Pd menambahkan bahwa kampus STDIIS berkomitmen untuk fokus pada Dirasat Islamiyah, namun membuka ruang adaptasi dan inovasi agar pendidikan tetap sesuai kebutuhan umat dan perkembangan zaman.

Ustadz Agung Wahyu Adhy, Lc., M.Pd
Suasana diskusi

Insight Tambahan dari Ketua STDIIS

Di tengah sesi diskusi, hadir Ketua STDIIS, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A., yang memberikan pandangan tambahan mengenai penguatan tata kelola lembaga. Beliau mengingatkan pentingnya menyeimbangkan motivasi dan kapasitas lembaga, agar setiap langkah pengembangan dilakukan secara terukur dan tetap realistis.
Beliau menutup arahannya dengan pesan tentang urgensi lembaga pendidikan untuk aktif mengenalkan diri kepada masyarakat, memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana dakwah dan edukasi.

Turut hadir Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. membagikan pengetahuan

Penutup dan Pertukaran Cinderamata

Kunjungan silaturahmi ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata dari PP Al Binaa Bekasi kepada STDIIS sebagai simbol persahabatan dan harapan kolaborasi di kemudian hari. Pertemuan ini diharapkan membawa dampak positif bagi kedua lembaga untuk terus membangun komunikasi, memperluas jaringan, serta berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan Islam.

Leave a Reply