Masa PPKM, Panitia Qurban 1442 H STDIIS Jember Siasati Sistem Pembagian Daging

Masa PPKM, Panitia Qurban 1442 H STDIIS Jember Siasati Sistem Pembagian Daging

Jember (stdiis.ac.id) – Berlangsung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat panitia qurban tahun ini harus beradaptasi dengan segala aturan dan arahan dari pemerintah. Selain pengawasan ketat dari aparat TNI dan kepolisian, pelaksanakaan qurban di tahun ini juga digawangi oleh beberapa panitia dari kalangan dosen dan kalangan mahasiswa dengan jumlah yang sangat terbatas.

“Perbedaannya sangat besar ya, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita, karena di masa pandemi ini, mahasiswa kebanyakan kuliahnya online, sehingga kita kekurangan dari sisi jumlah panitia, padahal di sisi lain (jumlah) hewan kurban tahun ini itu paling banyak (dibandingkan tahun-tahun sebelumnya).” Ungkap Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Kurban, Ustadz Dr. Musyaffa, M.A. (11 Dzulhijjah 1442 H).

Foto: Proses Penyembelihan Hewan Qurban

Jumlah hewan qurban yang diamanahkan ke kampus STDIIS Jember yakni sejumlah 267 ekor kambing dan 20 ekor sapi, yang berasal dari ratusan muhsinin di berbagai kota di Indonesia.

Panitia menyiapkan sekitar 2.500 kupon untuk disebar kepada ribuan warga sekitar kampus dan sebagian civitas kampus.

Guna mengantisipasi kerumunan saat pengambilan jatah daging qurban, panitia menyiasati dengan pemberian jatah waktu pengambilan yang berbeda-beda untuk masing-masing RT yang ada di 16 desa. Jatah waktu pengambilan pun sangat singkat.

“Waktu mereka hanya 50 menit, setelah itu ganti RT lain.” Tegas Ustadz Dr. Musyaffa, M.A.

Foto: Proses Penakaran Daging Qurban

Mewakili panitia, dia sangat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muhsinin dan donatur yang telah mengamanahkan hewan kurbannya, serta berharap semoga ibadah mereka benar-benar diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mendapatkan pahala yang agung di sisi-Nya.

“Karena ini tidak hanya kegiatan ibadah qurban saja, tapi disisipkan juga di sini, kegiatan untuk mendakwahkan tauhid dan sunnah di daerah Jember dan sekitarnya.” Pungkasnya.

Foto: Proses Pencacahan Daging Qurban

Dikarenakan keterbatasan jumlah waktu, tenaga dan panitia di masa PPKM ini, maka sebagian hewan qurban ini dibagikan ke beberapa instansi seperti kelurahan kranjingan, kecamatan Sumbersari, Polsek Sumbersari dan Koramil 0824/11 Sumbersari.

Juga, disebar ke beberapa desa tempat pengabdian mahasiswa di momen Kuliah Kerja Nyata (KKN), di antaranya desa Kemiri, desa Sempolan, desa Suco dan desa Patrang Tengah. Masing-masing desa mendapatkan jatah 15 kambing, sehingga total ada 60 ekor kambing yang didistribusikan.

“Masyaa Allah ya, respon masyarakat di dua desa itu sangat antusias sekali, apalagi yang di desa Kemiri, kecamatan panti ini, di sana baru 2 kali (terlaksana penyembelihan qurban).” Ungkap Fahmi Imanullah, salah satu mahasiswa peserta KKN STDIIS Jember dari kelompok 8.

Foto: Mahasiswa KKN STDIIS Jember di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Jember

Bahkan diungkapkan mahasiswa peserta KKN lainnya, Rendy Guntara, warga desa di lokasi KKN-nya menyampaikan jika tahun depan mereka berharap bisa kembali mendapatkan jatah hewan qurban untuk mereka sembelih di desanya.

Kilas balik kegiatan Idul Qurban di kampus STDIIS Jember ini juga dapat disimak melalui akun YouTube https://www.youtube.com/watch?v=AbfxIs0UldM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *