Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Dakwah STDI Imam Syafi’i Jember menggelar rapat sosialisasi dosen pembimbing lapangan (DPL) KKN XIV Tahun 2026 pada Senin, 16 Februari 2025. Pertemuan dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan dihadiri oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., jajaran staf P3M dan Dakwah, serta seluruh DPL KKN XIV.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, pemahaman teknis, serta memperkuat koordinasi dalam mempersiapkan pelaksanaan kuliah kerja nyata yang ke-empat belas di tahun 2026.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua P3M dan Dakwah, Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan para dosen menjadi pembimbing lapangan. Beliau menegaskan bahwa membimbing mahasiswa KKN bukanlah tugas yang ringan, terlebih menghadapi karakter generasi Z (Gen Z) yang memiliki dinamika tersendiri.
Beliau juga mengingatkan bahwa STDIIS berkomitmen melayani mahasiswa dengan pendekatan basic hospitality dalam dedikasi pendidikan. Para DPL diimbau untuk mencermati dan menelaah buku panduan DPL serta panduan KKN agar seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Pemaparan Teknis oleh Koordinator KKN
Sesi selanjutnya disampaikan oleh Ustadz Abd. Muthalib, S.Ag., M.Ag. selaku Koordinator KKN XIV. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan sejumlah poin penting terkait teknis pelaksanaan KKN.
KKN XIV mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Madani.” Program KKN dilaksanakan dalam dua skema, yaitu KKN Kelompok dan KKN Individu/Mandiri.
Adapun tugas utama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) meliputi: pembimbingan, pembinaan dan pengawasan serta evaluasi dan penilaian. Frekuensi bimbingan minimal 10 kali selama masa KKN, dengan rincian: tiga kali pada tahap persiapan, dua kali pada tahap pelaksanaan, dan lima kali pada tahap pelaporan. Bimbingan dapat dilakukan secara luring maupun daring. Laporan akhir dan artikel Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) wajib dikumpulkan maksimal satu pekan setelah penutupan KKN.
Untuk KKN Kelompok, program kerja terdiri dari:
- Program Kerja Utama, seperti penyuluhan kesehatan keluarga, pelatihan wirausaha berbasis potensi desa, atau pelatihan pengelolaan sampah.
- Program Kerja Penunjang, sesuai bidang studi, seperti sosialisasi hukum waris Islam (HKI), kajian hadis tematik (Ilmu Hadis), edukasi keuangan syariah, hingga bimbingan belajar.
- Program Kerja Insidental, seperti kegiatan sosial, gotong royong, atau bantuan dalam kondisi darurat.
Sementara itu, KKN Mandiri dilaksanakan secara individual sesuai kompetensi mahasiswa, dapat berfokus pada lembaga tertentu seperti sekolah, dengan luaran yang sama seperti KKN kelompok.
Luaran KKN meliputi:
- Laporan KKN
- Modul berstatus HaKI
- Artikel Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Diskusi Interaktif
Rapat berlangsung aktif dengan sesi diskusi yang diwarnai berbagai pertanyaan, masukan, serta saran dari para DPL. Seluruh tanggapan direspons secara terbuka oleh tim P3M dan Dakwah sebagai bentuk komitmen untuk menyempurnakan pelaksanaan KKN XIV tahun 2026.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh DPL memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan tanggung jawabnya, sehingga pelaksanaan KKN XIV STDIIS dapat berjalan tertib, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.





