Sebanyak 76 santri dari kelas 7 MTs hingga kelas 12 MA Pondok Pesantren Ar-Robithoh Kediri melaksanakan study tour ke Kampus STDI Imam Syafi’i Jember pada hari Jum’at, 26 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia perkuliahan kepada para santri sekaligus memperkenalkan STDI Imam Syafi’i sebagai salah satu kampus pilihan untuk melanjutkan studi setelah mereka menyelesaikan pendidikan di tingkat MA.
Didampingi mahasiswa BEM STDIIS, para santri diajak berkeliling melihat langsung berbagai fasilitas kampus. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, gedung perkuliahan, hingga ruang-ruang pendukung aktivitas akademik. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi santri untuk mengenal lebih dekat suasana perkuliahan di kampus Islam yang mengadopsi kurikulum Nasional dan Universitas Islam Madinah.



Rangkaian kegiatan study tour ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustadz Dr. Muhamad Arifin, M.A. di Masjid Ar-Rahmah. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan bahwa kegagalan bukanlah penghalang untuk terus melangkah. “Kita tidak tersungkur, terperangkap dengan kata andai saja atau kalau saja. Namun kita katakan qadarallah, karena takdir Allah itu lebih indah. Dari situlah kita belajar dan mendewasakan diri,” tutur beliau memberi motivasi kepada para santri.
Sesi selanjutnya diisi oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. yang mengenalkan kampus STDIIS. Beliau menjelaskan tentang program studi, sistem perkuliahan, hingga kurikulum yang diterapkan di STDIIS. Harapannya, para santri dapat mulai tergambar mengenai apa yang akan mereka pelajari kelak jika melanjutkan studi di STDIIS.
Rasa bahagia dan terima kasih turut disampaikan oleh Ustadz Kamalul Qurun, Lc., selaku Mudir Ponpes Ar-Robithoh Kediri. Beliau mengapresiasi sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan oleh STDIIS untuk mengenalkan kampus kepada para santri.
Adanya study tour ini bisa memberikan gambaran bagi santri-santri tentang perkuliahan, dan mulai menentukan langkah apa yang harus diambil setelah lulus dari bangku MA.







