You are currently viewing Rapat Koordinasi Awal Semester Genap T.A. 2025-2026

Rapat Koordinasi Awal Semester Genap T.A. 2025-2026

STDI Imam Syafi’i Jember menggelar Rapat Koordinasi Awal Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan program kerja, penguatan tata kelola, serta peningkatan kualitas layanan akademik dan dakwah. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, dan staf, serta menjadi momentum konsolidasi untuk menyongsong semester genap dengan semangat perbaikan dan kemajuan berkelanjutan.

Rapat koordinasi dibuka dengan sambutan oleh Ustadz Ahyat Habibi, Lc., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengumumkan adanya reshuffle Sekretaris Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), dari sebelumnya diemban oleh Ustadz Hafid Mahmudi, S.Pd., M.Pd. kepada Ustadz Muhammad Qozwaeni, M.Hum. Selain itu, ditetapkan pula Wisnu Jatmiko, S.E, M.M. sebagai pengamat kinerja staf dosen. Ustadz Ahyat menegaskan bahwa dinamika kelembagaan merupakan bagian dari proses pertumbuhan, seraya mengingatkan bahwa setiap sivitas akademika diharapkan terus berkembang dan bergerak menuju kualitas yang lebih baik.

Ustadz Hafid Mahmudi, S.Pd., M.Pd. sebelumnya menjabat sebagai sekretaris prodi BSA
Ustadz Muhammad Qozwaeni, M.Hum saat ini menjabat sebagai sekretaris prodi BSA
Wisnu Jatmiko, S.E, M.M. sebagai pengamat kinerja staf dan dosen

Memasuki sesi berikutnya, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. menyampaikan taujihat yang sarat makna dengan menuturkan beberapa kisah teladan dari sunnah Nabi ﷺ, di antaranya kisah seorang a‘rabi yang buang air kecil di masjid serta sahabat yang berbincang saat shalat. Dari kisah-kisah tersebut, beliau menekankan pentingnya menyampaikan nasihat dengan hikmah, kelembutan, dan kebijaksanaan, sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ. Pesan ini ditekankan sebagai refleksi bagi para dosen agar senantiasa menjaga adab dan akhlak, karena sikap dan perilaku dosen menjadi teladan serta barometer bagi mahasiswa.

Ustadz Arifin juga kembali menegaskan diferensiasi STDIIS sebagai perguruan tinggi yang menjadikan dakwah sebagai bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi. Dalam konteks ini, program pengaktifan media sosial dosen terus didorong sebagai sarana dakwah dan edukasi. Selain itu, pengembangan program Konsultasi Islam bagi masyarakat menjadi tantangan sekaligus peluang, terlebih dengan dibukanya layanan konsultasi melalui sambungan telepon guna menjangkau masyarakat Jember dan Indonesia secara lebih luas.

Penguatan arah kebijakan akademik turut disampaikan oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. Beliau mengingatkan pentingnya sikap kooperatif dalam proses bimbingan dan pelayanan kepada mahasiswa. Penilaian akademik diharapkan dilakukan secara bijak dan berimbang, termasuk memberikan perhatian kepada mahasiswa yang mungkin tidak menonjol secara akademik, namun aktif dalam kegiatan kemahasiswaan serta menunjukkan adab dan akhlak yang baik.

Kegiatan rapat koordinasi ini ditutup dengan penguatan nilai inti (core value) STDIIS, yaitu IKHLAS: Integritas, Komitmen, Hikmah, Loyalitas, Amanah, dan Sabar. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terus direalisasikan dalam setiap lini kerja dan pengabdian sivitas akademika STDIIS, sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun institusi yang profesional, beradab, dan memberi manfaat luas bagi umat.

Leave a Reply