Pandemi Belum Usai, STDIIS Jember Sumbang APD Untuk RS DKT Jember

Pandemi Belum Usai, STDIIS Jember Sumbang APD Untuk RS DKT Jember

Jember (stdiis.ac.id) – Di momen 10 hari terakhir bulan Ramadhan, para tenaga kesehatan masih harus tetap bergelut melawan pandemi Covid-19. Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Jember per tanggal 14 Mei 2020 pukul 13.00 WIB, terdapat 16 kasus positif corona dan 122 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).  

STDI Imam Syafi’i Jember berupaya mengambil peran dalam pengabdian kepada masyarakat dan juga tenanga medis. Kali ini, pihak kampus memberikan bantuan berupa masker dan baju APD untuk Rumah Sakit Balaidhika Husada (DKT) Jember.

Ketersediaan APD di rumah sakit ini sempat mengalami kelangkaan pada saat awal momen Pandemi Covid 19 ini merebak di Indonesia sekitar awal bulan April lalu.

“Mungkin ada kurang lebih satu mingguan itu. Kita pengadaan (APD) sendiri akhirnya.” Terang Mayor CKM Samto, Kepala Instalasi Rawat Jalan RS Balaidhika Husada (DKT) Jember. (14 Mei 2020 / 21 Ramadhan 1441 H)

Foto: Serah Terima APD

Tentara yang telah berpindah tugas sebanyak 12 kali ini menjelaskan jika saat ini telah berdatangan beberapa bantuan, utamanya dari pemerintah pusat dan provinsi, kementrian, kasat, Kodam V Brawijaya dan dinas kesehatan.

“Kemudian (bantuan juga) dari relawan-relawan seperti STDI ini.  Alhamdulillah, sekarang sudah tercukupi untuk APD-nya.” Terangnya.

Penanganan pasien di RS ini sendiri sudah sesuai dengan prosedur penanganan covid-19. Pasien yang terindikasi gejala corona, akan ditempatkan di ruang khusus penanganan.

Pria kelahiran madiun ini juga berpesan kepada masyarakat Jember untuk senantiasa berhati-hati, selalu menggunakan masker dan sering mencuci tangan.

“Buat STDI, saya ucapkan terima kasih banyak atas sumbangsihnya, mudah-mudahan bermanfaat bagi anggota DKT.” Tutur pria yang telah 28 tahun menjadi abdi negara ini.

Beberapa waktu lalu, STDIIS Jember juga telah menyalurkan bantuan kepada RSU dr. Soebandi Jember dan ini merupakan penyaluran bantuan kali kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *