Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i (STDIIS) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Program ini merupakan wujud nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian dan dakwah sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ini adalah KKN Relawan STDIIS yang melibatkan 37 mahasiswa sebagai peserta pengabdian lapangan. Para mahasiswa diterjunkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus menjalankan program edukasi dan dakwah yang terintegrasi dengan kebutuhan setempat.
KKN Relawan dilaksanakan pada 10 Januari hingga 10 Februari 2026 di 3 titik utama pada wilayah yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh, di antaranya: Desa Sungai Iyu Kec. Bendahara, Kota Langsa dan basecamp dapur hangat Mufland Kec Karang Baru. Lokasi pengabdian difokuskan pada daerah yang membutuhkan dukungan pemulihan pasca bencana, baik dari sisi pendidikan, sosial, maupun spiritual.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak masyarakat Aceh pasca bencana, yang tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga pendampingan moral, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai keislaman. STDIIS memandang bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkontribusi secara langsung dalam proses pemulihan tersebut.
Selama pelaksanaan KKN Relawan, mahasiswa menjalankan berbagai program, di antaranya:
- Distribusi bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana.
- Program pendidikan dan pembinaan Al-Qur’an untuk anak-anak dan remaja.
- Kajian keislaman dan dakwah masyarakat, termasuk penguatan aqidah dan ibadah.
- Pendampingan kegiatan keagamaan dan sosial di masjid serta lingkungan sekitar.
- Kegiatan trauma healing sederhana melalui pendekatan edukatif dan spiritual bagi anak-anak.








Selain program langsung kepada masyarakat, tim KKN juga menyalurkan dana bantuan yang dihimpun untuk mendukung kebutuhan pemulihan secara umum, baik dalam bentuk kebutuhan pokok, perlengkapan ibadah, maupun dukungan kegiatan pendidikan.
Secara keseluruhan, dana yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur dan masyarakat yang mempercayakan bantuannya melalui STDIIS. Dana tersebut disalurkan secara bertahap dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Kehadiran mahasiswa KKN Relawan STDIIS di Aceh mendapatkan apresiasi dari Bupati Aceh Tamiang atas kontribusi nyata dalam mendukung proses pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam membangun kembali semangat dan ketahanan masyarakat.
Dukungan ini sekaligus mempertegas bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya berdampak secara internal akademik, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Komitmen Berkelanjutan
Melalui KKN Relawan ini, STDIIS Jember menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah umat, tidak hanya dalam ruang kelas, tetapi juga di lokasi-lokasi yang membutuhkan sentuhan kepedulian dan dakwah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka dan tanggap terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Semoga kontribusi kecil ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun kembali harapan masyarakat Aceh, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dan para donatur yang telah berpartisipasi.
