Pada hari Rabu, 24 Rabiulawal 1447/17 September 2025, STDI Imam Syafi’i Jember kembali menandatangani nota kesepahaman (MoU). Kali ini bersama Pesantren Rahmatika Al-Atsari Subang. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat Gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalany dan dihadiri jajaran pimpinan STDIIS serta rombongan dari Pesantren Rahmatika, termasuk Mudir Pesantren, Ustadz Rahmatika Muhammad Iqbal, Lc., M.Pd.


MoU ini menandai komitmen kedua lembaga untuk bersinergi di bidang pendidikan dan dakwah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia. “Keterbukaan informasi terkait anak didik sangat diperlukan. Bukan tanpa alasan, hal ini penting agar STDIIS memahami tantangan pendidikan di tingkat SMA dan bisa memberikan solusi yang sesuai di jenjang perguruan tinggi.”, ujar Ketua STDIIS, Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. di sesi pemberian sambutan.
MoU ini mencakup 6 bidang kerjasama, di antaranya penerimaan mahasiswa baru, jalur prestasi dan rekrutmen alumni STDIIS. Selain kemudahan penerimaan mahasiswa tanpa tes (jalur prestasi) bagi lulusan yang direkomendasikan mitra, kerja sama ini juga membuka peluang rekrutmen alumni STDIIS untuk mengajar di Pesantren Rahmatika. Dr. Anas Burhanuddin, M.A., Puket I Bidang Akademik, menyebut MoU ini sebagai “poin plus” dan mewujudkan maslahat bagi kedua pihak.
Mudir Pesantren Rahmatika, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pesantren Rahmatika senantiasa memotivasi santrinya untuk terus bisa belajar agama. Dan saat ini sudah ada 15 alumni Rahmatika yang kuliah di STDIIS. “Di Indonesia ada kampus yang dekat dan memiliki banyak dosen dari alumni Madinah.”, ungkap beliau saat merekomendasikan STDIIS kepada santri dan walinya. Beliau juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama ini. “Terima kasih banyak kepada Ustadz Arifin dan semuanya, jazakumullahu khairan.”, ungkap beliau di akhir sambutan.







