STDI Imam Syafi’i Jember resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pesantren Gratis Ubay bin Ka’ab Klaten pada hari Senin, 22 Rabiulawal 1227/ 15 September 2025 selepas salat Zuhur. Penandatanganan yang berlangsung di ruang rapat Gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani itu dihadiri Ketua STDIIS dan segenap jajarannya serta dua perwakilan Pesantren Gratis. Mereka adalah Ustadz Agung Argiyansyah Lc., M.H selaku Mudir Pesantren dan Ustadz Muhammad Iqbal Maulana S.Pd., selaku Bidang Pendidikan.

Kerja sama ini mencakup beberapa bidang, di antaranya penerimaan mahasiswa baru, jalur prestasi dan peningkatan kualitas SDM. Ketua STDIIS, Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. menyampaikan bahwa salah satu kunci sukses sebuah lembaga adalah melakukan banyak sinergi (ta’awun) dengan lembaga lain. Beliau juga berharap kerjasama ini membawa maslahat untuk kedua lembaga.
Mudir Pesantren Gratis, Ustadz Agung Argiyansyah Lc., M.H berharap kerja sama ini dapat menjadi jawaban atas pertanyaan santri terkait jenjang studi setelah lulus. “Sejak 2018 kami memulai, dan saat ini santri-santri kami sudah sampai jenjang SMA. Mereka sudah mulai bertanya tentang kelanjutan studi mereka. Dari situ kami mulai bergerak untuk melakukan kerjasama,” ungkap beliau.


Menanggapi pertanyaan tentang peluang beasiswa untuk santri yatim, Kaur Alumni dan Beasiswa, Ustadz Muhammad Nurul Fahmi, S.H., M.H memaparkan peluang beasiswa yang ada, baik di internal STDIIS maupun di luar. Dengan beasiswa ini, santri yang sudah tidak memiliki orang tua tetap bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Pintu kerja sama selalu terbuka. STDIIS siap menjalin kemitraan dengan lembaga yang berkomitmen meningkatkan kualitas lulusan, dan kami berharap MoU ini bisa membantu meningkatkan kualitas lulusan lembaga mitra,” jelas Puket I Bidang Akademik STDIIS, Dr. Anas Burhanuddin, M.A., ketika diwawancarai usai penandatanganan MoU.







