P3M dan Dakwah STDI Imam Syafi’i Jember melaksanakan pembekalan bagi mahasiswa yang akan berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah terdampak banjir Aceh. Pembekalan dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Januari 2026, bertempat di Aula Gedung Imam Ar-Rafi’i, diikuti oleh 35 mahasiswa yang mengikuti program KKN Relawan ini.
Dalam pembekalan tersebut, para mahasiswa dibekali dengan mauizhah hasanah, sikap-sikap penuntut ilmu dalam pengabdian, serta beberapa teknis pelaksanaan KKN di daerah bencana.

Salah satu pesan yang disampaikan Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan, M.A. adalah: “Pengabdian kita ke Aceh bukan hanya untuk membersihkan lumpur-lumpur yang ada di masjid-masjid, rumah-rumah terdampak banjir, tetapi juga membersihkan lumpur berupa kesedihan, gelisah, rasa kehilangan di hati korban,” tutur beliau. Beliau juga mengingatkan kepada kita untuk selalu menjaga niat dan menumbuhkan keikhlasan dalam hati ingat mengingat kondisi di sana bukan seperti kondisi kita di sini yang aman dan nyaman.


Sementara itu, Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa STDIIS yang KKN di Aceh juga bertujuan untuk mengisi semangat baru bagi para relawan yang telah lebih dahulu berjuang di lapangan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa akan bertemu dengan relawan-relawan yang sudah profesional di bidangnya, sehingga diperlukan sinergi dan kerja sama yang baik.
“Di sana kita hadir untuk belajar, bukan mengajari. Kalian membawa nama baik lembaga, maka jadilah mafatih lil khoir, pembuka-pembuka kebaikan, dengan menjaga akhlak dan sikap,” pesan Ustadz Anas kepada para mahasiswa.
Arahan selanjutnya disampaikan oleh Ustadz Abd. Muthalib, S.Ag., M.Ag yang menjelaskan secara rinci teknis keberangkatan, pelaksanaan kegiatan selama di Aceh, hingga kepulangan. Ia juga menegaskan bahwa pada akhir masa KKN, setiap mahasiswa diwajibkan menyusun laporan yang memuat seluruh kegiatan dan kontribusi yang telah dilakukan selama pengabdian di Aceh.

Pembekalan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa sebelum terjun langsung belajar dan mengabdi di wilayah terdampak bencana banjir Aceh. Mahasiswa dijadwalkan berangkat ke Aceh dari Jember pada tanggal 10 Januari 2026, semoga Allah memberikan kemudahan.
