You are currently viewing MoU Bersama Pesantren Al-Madina Prabumulih: Pesantren Rintisan Alumni STDIIS

MoU Bersama Pesantren Al-Madina Prabumulih: Pesantren Rintisan Alumni STDIIS

Pada Hari Jumat, 19 September 2025/26 Rabiulawal 1447 bertempat di ruang rapat gedung Al-hafizh Ibnu Hajar Al-asqalani telah dilaksanakan penandatangan MoU bersama Ponpes Al-Madina Prabumulih, Sumatersa Selatan. Pesantren ini dipimpin oleh Ustadz Hidayatullah, S.Sy yang merupakan angkatan pertama mahasiswa STDIIS.

Suasana pertemuan penandatanganan MoU

Ketua STDIIS beserta jajaran, hadir dalam penandatangan MoU yang ketiga pada pekan ini. Sebagai pembuka acara, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. menyampaikan harapan dalam sambutannya. Di antara poin MoU adalah penerimaan mahasiswa melalui jalur prestasi, untuk itu beliau berharap lembaga-lembaga pendidikan Islam bisa berkumpul untuk membahas dan menentukan standar kualitas lulusan di tiap jenjang.

Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.
Ustadz Hidayatullah, S.Sy
Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A.

Ustadz Hidayatullah, S.Sy menyampaikan rasa bahagia dengan penandatanganan MoU ini. Bagaimana tidak, Pesantren Al-Madina ini dirintis oleh alumni STDIIS. “Ada saya pribadi, Ustadz Roni, ada Ustadz Taufik, juga beberapa alumni yang baru lulus,” tutur beliau.

Rasa bangga turut disampaikan Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A., karena dengan izin Allah cita-cita beliau tercapai dengan adanya alumni STDIIS yang merintis pondok. Ustadz Anas berharap Pesantren Al-Madina bisa mempertahankan kualitas bahkan meningkatkan kualitas santrinya.

Sejak awal STDIIS telah memproklamirkan diri sebagai kampus berbahasa Arab. Dengan adanya payung MoU ini, secara tidak langsung diharap mampu meningkatkan kualitas lembaga yang akan bermitra dengan kampus. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas kemungkinan penerimaan mahasiswa melalui tes IKLA. Siapa pun yang berhasil mencapai skor minimal akan memperoleh surat keterangan yang dapat digunakan untuk mendaftar di STDIIS.

Leave a Reply