You are currently viewing Kunjungan Silaturahim dari Ma’had Imam Syafi’i Cilacap

Kunjungan Silaturahim dari Ma’had Imam Syafi’i Cilacap

Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember menerima kunjungan silaturahmi dari Ma’had Imam Syafi’i Cilacap. Kunjungan ini sebagai sarana dalam mempererat ukhuah serta penjajakan kerja sama dalam bidang pendidikan dan dakwah antar dua lembaga yang memiliki visi serupa dalam pengembangan ilmu syar’i di Indonesia.

Pertemuan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025 / 14 Jumadilawal 1447 H, bertempat di ruang rapat lantai 2 Gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai jalannya silaturahim, yang dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga.

Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.
Ustadz Yasir Abdurrahman Basalamah

Dalam sambutannya, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A., selaku Ketua STDIIS, menekankan pentingnya sinergi yang berorientasi pada kebermanfaatan dan saling menguatkan, serta menyamakan visi dan misi. Ini ditujukan kepada setiap pemangku, pelayan pendidikan Islam yang bermanhaj salaf, ahlu sunnah wal jama’ah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Imam Syafi’i Cilacap, Ustadz Yasir Abdurrahman Basalamah dalam sambutannya menyampaikan keinginan besar untuk bisa bekerja sama secara resmi dengan STDIIS di masa mendatang. Beliau juga berharap agar silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk membuka jalan menuju bentuk kolaborasi konkret, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki kerja sama yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ungkap beliau.

Setelah sesi sambutan, kegiatan berlanjut dengan diskusi kelembagaan antara kedua pihak. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. menyampaikan beberapa poin penting terkait penguatan kelembagaan, di antaranya:

  1. Aktif mengenalkan lembaga kepada masyarakat, baik melalui kegiatan offline maupun online.
  2. Memberdayakan alumni untuk turut memperkenalkan lembaga di berbagai kesempatan dan lingkungan masyarakat.
  3. Menonjolkan nilai dan keunggulan lembaga agar dapat dikenal secara luas dan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa serta masyarakat umum.
  4. Memperkuat identitas lembaga dan secara konsisten mengkampanyekannya melalui berbagai platform dakwah dan pendidikan.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama. Diharapkan, langkah awal dalam bentuk silaturahim dan diskusi ini dapat menjadi pondasi kuat menuju kerja sama nyata yang membawa manfaat luas bagi dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia.

Leave a Reply