You are currently viewing Kunjungan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo ke STDIIS

Kunjungan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo ke STDIIS

Jember — Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember menerima kunjungan resmi dari Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran dosen STDIIS dan menjadi momen penting dalam penguatan kerja sama antar lembaga pendidikan tinggi Islam.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara STDI Imam Syafi’i Jember dan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi bidang akademik (magang, pelatihan, pengembangan kurikulum), penelitian (penelitian bersama, publikasi, dan seminar), pengabdian kepada masyarakat, serta pemberian akses studi lanjut bagi alumni STDIIS untuk melanjutkan pendidikan pada program Magister (S2) di IAD Probolinggo sesuai ketentuan akademik yang berlaku.

Acara dibuka dengan sambutan dari Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd., yang memperkenalkan latar belakang Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran IAD bertujuan untuk menguatkan program-program berbasis nilai-nilai keumatan, salah satunya melalui penyediaan beasiswa studi S2. Ia menegaskan bahwa berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan, STDIIS dinilai sebagai kampus dengan nilai ekselen dan memiliki potensi besar untuk melanjutkan studi di IAD Probolinggo. Selain itu, IAD juga memiliki Program Studi Hukum Ekonomi Syariah yang relevan dengan kebutuhan pengembangan keilmuan mahasiswa STDIIS.

Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.
Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.

Pada sesi berikutnya, Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. menjelaskan diferensiasi STDI Imam Syafi’i Jember yang menjadikan dakwah sebagai spirit utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Ia menuturkan bahwa nilai dakwah inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya STDIIS dan sekaligus menjadi salah satu kekuatan kampus hingga saat ini. Selain itu, penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa akademik dan keseharian di lingkungan kampus menjadikan STDIIS sebagai wadah strategis bagi lulusan pesantren.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dr. Khoiriyah, M.Pd.I., selaku Direktur Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, yang menyambut baik peluang kerja sama dan sinergi pengembangan SDM antara kedua institusi.

Memasuki sesi diskusi, Dr. Ahsan Hakim, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi S2 PAI IAD Probolinggo, menyampaikan harapannya agar terjalin kemudahan bagi alumni STDIIS yang ingin melanjutkan studi magister. Ia menegaskan bahwa IAD Probolinggo membuka peluang seluas-luasnya bagi lulusan STDIIS untuk bergabung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Prof. Benny Prasetiya yang membuka gagasan terkait pembentukan produk kerja sama serta strategi penyaringan minat mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Ustadz Arifin menekankan pentingnya pembangunan mentalitas dan segmentasi mahasiswa agar kampus bisa menjaring tepat sasaran. Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. turut menambahkan bahwa segmentasi mahasiswa STDIIS selama ini berfokus pada lulusan pesantren yang memiliki kesiapan akademik serta kemampuan bahasa Arab untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menutup rangkaian kegiatan, Ustadz Arifin kembali menguatkan pentingnya pemberdayaan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci keberlanjutan institusi. Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dengan kunjungan balasan ke Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Melalui penandatanganan MoU ini, STDI Imam Syafi’i Jember dan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo diharapkan dapat saling bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuka jalan lebih luas bagi alumni STDIIS untuk melanjutkan studi ke jenjang magister.

Leave a Reply