DAKSOS ke VI STDIIS Jember, Panitia Sediakan 1.845 Paket Sembako Untuk Masyarakat

DAKSOS ke VI STDIIS Jember, Panitia Sediakan 1.845 Paket Sembako Untuk Masyarakat


Jember (stdiis.ac.id) – Meskipun tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, yang disertai kegiatan pertandingan olahraga antar warga dengan civitas kampus STDIIS Jember, Kegiatan Dakwah Sosial (DAKSOS) STDI Imam Syafi’i Jember kembali berlangsung tahun ini tanggal 27-29 Maret 2021 di aula kampus putri.

Kegiatan yang berisi penjualan sembako murah dan baju layak pakai ini justru dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat, terlebih berlangsung di masa pandemi covid-19. Mengusung tema “Upaya Membangun Hubungan Kemitraan Masyarakat Sumbersari dan Kaliwates Melalui Kegiatan daksos VI tahun 1442 h / 2021 M”, DAKSOS kali ini melibatkan ribuan warga dari 2 kecamatan.

“Intinya kita ingin lebih membangun ukhuwah, membangun persaudaraan (dan) kedekatan dengan masyarakat, meski dalam keadaan pandemi pun, kita masih memiliki perhatian lah terhadap warga sekitar.” Kata Ketua Umum Panitia DAKSOS VI, Dr. Abdullah Roy, M.A.

Foto: Sesi Interaksi Dosen dengan Warga yang Sedang Menunggu Antrian Masuk ke Area Pasar Murah

Antusiasme dan ketertiban masyarakat peserta DAKSOS dalam menjalani protokol kesehatan menjadi penyemangat panitia penyelenggara dalam mengemas acara ini seefisien mungkin.

“Alhamdulillah, ini kita lihat animo mereka lumayan besar ya, termasuk di antaranya pak RT dan Pak RW nya, dan masyarakat secara umum, kita lihat dari hari pertama, sebelum jam 7 mereka sudah datang. Alhamdulillah, lumayan mereka tertib.” Lanjutnya.

Lebih lanjut dia berharap, dengan kemampuan terbatas yang dimiliki oleh panitia penyelenggara, pihaknya ingin tetap merangkul kepedulian terhadap masyarakat. Terlebih, dampak pandemi yang telah berlangsung lebih dari setahun ini juga dirasakan oleh masyarakat sekitar kampus.

“Tidak seberapa yang bisa kita berikan, tetapi semoga ini bisa meringankan (dan) bisa membantu mereka.” Pungkasnya.

Foto: Sebelum Memasuki Area DAKSOS, Warga Wajib Menerapkan Protokol Kesehatan

Proses penggalan donasi dan pengumpulan baju layak pakai ini tergolong cukup singkat, Panitia hanya membukanya dalam hitungan minggu, yakni dari tanggal 10 – 26 Maret 2021. Serta, pengumpulan barang dan baju layak pakai dilakukan di 4 kota, yakni Jakarta, Depok, Surabaya dan Jember. Total kebutuhan dana dalam acara ini mencapai Rp202.197.100,00.

Acara tahunan yang merupakan bentuk pengabdian masyarakat para dosen STDIIS Jember ini tidak lepas dari peran serta kepanitiaan dari kalangan mahasiswa. Ketua panitia DAKSOS VI dari kalangan mahasiswa, Catur Maulana Ihcsan menyampaikan jika para mahasiswa sangat bersemangat berkontribusi dalam kegiatan sosial yang melibatkan interaksi langsung mahasiswa bersama masyarakat.  

“Mahasiswa tentunya sangat terbantu dari kegiatan seperti ini, kita terbantu dari sisi skill, di mana kita belajar sesuatu yang tidak kita pelajari di ruang kelas tentunya”. Ungkapnya saat ditemui di tengah kegiatan hari ke-2.

Acara ini berlangsung dari tanggal 26-29 Maret 2021. Hari pertama adalah untuk kalangan staf internal STDIIS Jember dan beberapa mahasiswa yang telah berumah tangga, hari kedua dan seterusnya adalah untuk warga dari dua kecamatan yang telah didata sebelumnya.

Pendataan dan penghitungan kuota warga untuk memasuki area DAKSOS tentunya telah mempertimbangkan arahan protokol kesehatan dari pemerintah, sehingga dalam 4 hari kegiatan tidak terjadi over capacity. Dari hasil pendataan dan survei ke masing-masing RT, panitia menyediakan total sembako sebanyak 1.845 paket.

Foto: Kegiatan ini Dipantau dan Diawasi Langsung Oleh Pihak Kepolisian dan TNI

Acara ini juga berlangsung dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisan dan TNI setempat. Turut hadir Bripka Eko Basuki (Babinkamtibmas Kelurahan Kranjingan) dan Sersan Mayor Lasiman (Babinsa Kelurahan Kranjingan). Kegiatan akbar ini didukung oleh HSI Abdullah Roy, HSI Peduli, Muslim Family Land, SRB, Yayasan Mari Berbagi Kebaikan, Lorong Faradisa dan Samase.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *