You are currently viewing Pelatihan Pembawa Acara: Kembangkan Potensi Tendik STDIIS

Pelatihan Pembawa Acara: Kembangkan Potensi Tendik STDIIS

Karyawan tenaga kependidikan (tendik) dan pengajar STDI Imam Syafi’i Jember mengikuti pelatihan Pembawa Acara (MC). Sesi pertama dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 November 2025, di ruang rapat lantai dua gedung Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dan sesi kedua pada hari Sabtu 16 November 2025 di aula lantai dua gedung Imam Ar-Rafi’i. Pelatihan ini menghadirkan Yusnizar S. Ramadhan, S.S., seorang MC, public speaker, sekaligus penyiar Radio RRI Jember.

Yusnizar S. Ramadhan, S.S. saat menyampaikan materi

Program ini bertujuan membekali sivitas tendik dengan kemampuan dasar dan lanjutan dalam memimpin serta membawakan berbagai acara yang diselenggarakan di lingkungan kampus STDIIS.

Sesi Pertama: Teknik Dasar MC dan Praktik Perkenalan

Pada pertemuan pertama, pemateri menyampaikan pengantar yang mencakup urgensi mempelajari MCing, teknik memegang mikrofon yang benar, postur dan gestur tubuh yang tepat, serta cara menghasilkan suara yang baik saat tampil di depan publik.

Peserta kemudian diberi kesempatan untuk maju satu per satu memperkenalkan diri serta menjelaskan secara singkat tugas atau jabatan mereka di STDIIS. Kemudian peserta lainnya memberikan masukan berupa kritik dan saran sebagai bagian dari proses belajar bersama.

Pemateri (kiri) menilai penampilan peserta (kanan)
Peserta menyampaikan masukan

Sesi Kedua: Simulasi Membawakan Acara

Memasuki sesi kedua, setiap peserta tampil membawakan jenis acara yang telah ditentukan pada pertemuan sebelumnya. Peserta juga menyiapkan naskah MC sesuai tema yang didapat, lalu mempraktikkannya di hadapan rekan peserta lainnya.

Suasana pelatihan berlangsung ceria dan menyenangkan, semangat peserta begitu terasa. Terlihat antusiasme peserta yang berusaha memberikan penampilan terbaik, meski sebagian masih bergantung pada teks atau terlihat gugup saat berbicara di depan umum. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk terus mengembangkan potensi diri.

Poin-Poin Penting dari Pemateri

Di akhir sesi, pemateri kembali menegaskan beberapa prinsip penting dalam dunia MC, di antaranya:

  • Update dan inovasi sebagai MC menjadi keharusan agar gaya membawakan acara tetap relevan.
  • Naskah merupakan tameng bagi seorang MC, bukan senjata. Karena naskah digunakan untuk membantu ketika lupa, bukan untuk dibaca penuh tanpa improvisasi.
  • Seorang MC diharapkan mampu membangun suasana dan menghadirkan kesan pada jalannya acara, bukan sekadar menjadi pembaca jalannya acara saja.

Pelatihan ini diharapkan dapat membuka ruang kreativitas bagi tendik dan pengajar dalam mengembangkan kemampuan public speaking yang bermanfaat untuk mendukung profesionalitas mereka di lingkungan kampus.

Leave a Reply