You are currently viewing Pembekalan Mahasiswa KKN XIV 2026

Pembekalan Mahasiswa KKN XIV 2026

Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember melalui P3M dan Dakwah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XIV pada Jumat, 7 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat di Masjid Ar-Rahmah untuk mahasiswa putra, sementara mahasiswa putri mengikuti dan menyimak pembekalan melalui Zoom Meeting.

Pembekalan KKN ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa terkait konsep, teknis pelaksanaan, serta peran strategis KKN dalam pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta KKN Angkatan XIV sebagai bekal sebelum turun langsung ke lokasi pengabdian. Mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Madani diharapkan mahasiswa bisa belajar dan berkontribusi untuk perkembangan desa tempat mahasiswa menyelesaikan masa KKN.

Sesi pertama pembekalan disampaikan oleh Ustadz Abd. Muthalib, S.Ag., M.Ag., selaku Koordinator KKN P3M dan Dakwah STDIIS. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan program kerja KKN, aturan teknis pelaporan KKN mahasiswa, mulai dari penyusunan hingga mekanisme pelaporan. Selain itu, disampaikan juga opsi laporan KKN dalam bentuk jurnal ilmiah yang berpeluang untuk dipublikasikan, serta sistem penilaian KKN. Ustadz Abd. Muthalib juga menghimbau seluruh mahasiswa agar merujuk dan berpedoman pada Buku Panduan KKN STDIIS sebagai acuan utama pelaksanaan KKN.

Budi Wahyono, S.Sos.
Abd. Muthalib, S.Ag., M.Ag.

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Budi Wahyono, S.Sos., dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember. Beliau memaparkan dua program utama, yakni Program Daerah dalam Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi (PDMKE) dan PNPM MPd (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan alasan penggunaan tema “Desa Madani”, yang berangkat dari gagasan bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari pembangunan desa. Mahasiswa diharapkan mampu membantu mempermudah berbagai tantangan yang dihadapi desa, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat dan mewujudkan konsep desa madani yang berkelanjutan.

Pada sesi akhir, para pemateri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan. Terlihat antusiasme peserta melalui berbagai pertanyaan yang diajukan, terutama terkait teknis pelaksanaan KKN serta strategi problem solving dalam menghadapi permasalahan di lapangan. Pertanyaan diajukan tidak hanya dari mahasiswa saja akan tetapi mahasiswi juga aktif memberikan pertanyaan, mengingat KKN tidak hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk mahasiswi dan akan disebar ke berbagai lokasi di Jember dan sekitarnya.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa KKN Angkatan XIV STDIIS memiliki kesiapan akademik, mental, dan teknis dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, serta mampu berkontribusi secara nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan desa.

Leave a Reply