OSPEK STDIIS Jember 2019, Ajang Mengenal Kehidupan Kampus dan Masyarakat Sekitar

Foto: Kegiatan OSPEK STDIIS Jember 2018

Jember (stdiis.ac.id) – Kampus STDIIS Jember akan menyambut kedatangan ratusan mahasiswa – Mahasiswi barunya. Mereka yang dinyatakan lulus dan telah melengkapi persyaratan, akan mengikuti tahap berikutnya, yakni Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK). Kegiatan ini akan berlangsung selama 5 hari. “Kalau dimulainya dari tanggal 5 Agustus sampai 9 Agustus 2019.” Kata Ali Rabbani, Ketua Panitia OSPEK STDIIS Jember. (Selasa, 9/07/2019)

Kegiatan OSPEK bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa baru STDIIS Jember. Mereka akan mendapatkan sertifikat yang dapat dipergunakan sebagai salah satu syarat pengajuan skripsi. Peserta harus mengikuti semua agenda dari awal hingga akhir dengan seksama, juga memperhatikan kedisiplinan, kondisi fisik yang prima dan aturan pakaian yang dikenakan selama masa pengenalan kampus. “Karena yang melanggar salah satu dari ini, kita nyatakan gugur dan harus mengulang tahun depan.” Tegas mahasiswa asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah ini.

Foto: Pihak Koramil Memberikan Pelatihan kepada Mahasiswa STDIIS Jember

Kegiatan-kegiatan OSPEK di STDIIS diantaranya adalah pengenalan seputar kampus oleh Pembantu Ketua (PUKET) STDIIS Jember, beberapa game di sore hari untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya dan kajian ilmiah bersama asatidzah setiap ba’da magrib.

Berkunjung ke tokoh-tokoh masyarat, ketua RT / RW di lingkungan Desa Gumuk Bago sekitar Kampus STDIIS Jember guna menjalin hubungan baik dengan masyarakat, juga merupakan salah satu agenda penting selama proses ta’aruf ini.

Kegiatan tahunan ini juga melibatkan pihak-pihak dan instansi dari luar kampus STDIIS Jember, diantaranya penyuluhan dari pihak kepolisian, pengarahan dan latihan PBB dari Koramil serta penyuluhan kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit terdekat di sekitar kampus.

Foto: Pihak Kepolisian Menyampaikan Penyuluhan Kepada Mahasiswa STDIIS Jember

Panitia OSPEK menekankan, kegiatan ini terjaga dari aksi-aksi yang menyebabkan penekanan jiwa para peserta OSPEK, seperti bulliying, kekerasan dan hal-hal diskrimintif. Mereka akan fokus pada pengenalan lingkungan, kegiatan – kegiatan positif dan kedisiplinan peserta. “Insyaa Allah mengadakan agenda-agenda itu nggak ada kekerasan lah. Tegas ada, cuman bukan keras.” Tutur Mahasiswa semseter 5, Prodi Ahwal Syakhsiah ini.

Pasca terlaksananya kegiatan OSPEK ini, mahasiswa baru diharapkan terbiasa dengan lingkungan Islami, seperti mengucapkan salam, menghormati dan mengenal para asatidzah, kegiatan kajian ilmiah rutin ba’da magrib di STDIIS Jember, serta familiar dengan karakter dan norma-norma masyarakat di sekitar Lingkungan Kampus. 


Yusnizar Sufi Ramadhan, S.S.

Humas P3M STDIIS Jember

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *