KETIKA ZINA SUDAH DIANGGAP BIASA

stop zina

Sungguh sebuah malapetaka ketika perbuatan zina tersebar di sebuah negeri,apalagi sudah dianggap sebagai sesuatu hal yang biasa. Padahal, perbuatan zina adalah perbuatan dosa yang sangat besar yang akan membinasakan pelakunya di dunia dan di akhirat.Tapi,jika kita memperhatikan masyarakat yang ada di negeri ini tak sedikit yang menganggap perbuatan zina itu sebagai suatu hal yang biasa terjadi,bahkan sudah menjadi trend dikalangan mereka..na’udzubillah. Oleh karena itulah, pada edisi kali ini kami mengangkat tema tentang dosa zina, dengan harapan semoga kaum muslimin sadar akan besarnya dosa zina serta menjauhinya dan memperingatkan orang lain dari bahayanya.

Diantara bahaya Zina:

  1. Zina merupakan perbuatan dosa besar.

Allah Ta’ala berfirman:“Dan orang-orang yang tidak berbuat syirik (mempersekutukan Allah) dengan sesembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina; dan barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat.” (Qs. Al-Furqaan : 68).

Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang dosa besar. Beliau menjawab : “Engkau menjadikan bagi Allah tandingan padahal Dia yang telah menciptakanmu.” Kemudian apalagi? Beliau menjawab : “Engkau membunuh anakmu karena takut makan bersamamu.” Kemudian apalagi? Beliau menjawab : “Engkau berzina dengan istri tetanggamu.” (HR. Bukhari : 2475 dan Muslim : 58)

  1. Zina merupakan sebab turunnya adzab Allah pada sebuah negeri.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabada :

“Jika telah nampak perbuatan zina dan riba pada sebuah kampung sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka mendapatkan adzab Allah.” (HR. al-Hakim, ath-Thabrani dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahiihul Jamii’).

  1. Allah Ta’ala mempersiapkan bagi para pezina adzab yang sangat pedih di akhirat kelak.

Allah Ta’ala berfirman :

“Dan orang-orang yang tidak berbuat syirik (mempersekutukan Allah) dengan sesembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat, (yakni) akan dilipatgandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina.” (Qs. Al-Furqaan : 68-69)

  1. Kita tidak hanya diperintahkan untuk meninggalkan zina tetapi diperintahkan juga meninggalkan sarana yang mengantarkan kepada zina.

Allah Ta’ala berfirman :

”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Qs. Al-Israa’ : 32)

Syaikh ‘Abdurrahman As-Sa’di Rahimahullah : ”Larangan mendekati zina lebih mengena daripada sekedar larangan berbuat zina, dikarenakan yang demikian itu mencakup larangan dari segala muqadimah (yang mengantarkan) kepada zina dan perkara yang mendekatkannya.” (Taisiirul Kariimir Rahman, Syaikh As-Sa’di pada ayat ini)

Inilah di antara bahaya perbuatan zina yang dapat menyengsarakan pelakunya di dunia dan di akhirat. Sudah seharusnya seorang muslim dan muslimah menjaga dirinya agar tidak terjatuh pada perbuatan zina. Di antaranya dengan segera menikah dan menjauhi hal-hal yang dapat mengantarkan kepada perbuatan zina. Semoga Allah menjauhkan kita dan kaum muslimin dari perbuatan zina. Amin.

Oleh : Abul Fida`

Mahasiswa Fakultas Ahwal Syakhsiyyah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *