KEJAHATAN MENGINTAI DI PASAR

pasar-swalayan

Kejahatan di pasar bukan lagi suatu yang mengherankan, terkhususnya di negara kita ini. sebut saja, seperti penipuan dalam transaksi jual-beli, baik itu takaran,timbangan, manipulasi data, hingga ke penggelembungan nota, seolah sudah menjadi hal yang biasa. tambah lagi ulah nakal penipu ala hipnotis yang lagi ngetren-ngetrennya, sampai-sampai dijadikan acara televisi segala. jadi apa solusinya?“al wikoyatu khoirun mimnal ‘ilaj” mencegah lebih baik dari pada mengobati. tentunya kita tidak bisa berbuat banyak apabila semuanya sudah terjadi, islam mengajarkan para pemeluknya bagaimana seharusnya seorang muslim ketika pergi ke pasar guna mencegah dan mengindari terjadinya kejahatan yang serupa.

Diantara etikanya adalah:

1.Adab sebelum masuk pasar :

Dianjurkan untuk membaca doa,seperti yang diajarkan oleh Nabi salallahu ‘alaihi wasallam ,(”Lailaha illallah wahdahu la syarikalah,lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumit,wahua hayyun la yamut,biyadihil khaer,wahua `ala kulli syain qodir”) HR.Tirmidz-Dihasankan oleh syaikh nashiruddin rahimahullah,di dalam shahih ibnu majah(2/21).

Faedah doa di atas adalah:“Barangsiapa yang membaca do`a ini, maka ia akan mendapatkan satu juta kebaikan, dan dihapuskan satu juta kesalahan serta akan diangkat derajatnya sejuta derajat”.

2.Adab ketika masuk pasar

Banyak sekali kejadian yang kita saksikan dipasar, dan mayoritas orang-orang yang menjadi korbannya adalah kaum perempuan,meskipun tidak sedikit dari kalangan pria. Mungkin kita bertanya,kenapa demikian?

Jawabanya adalah :” karena kaum perempuan diciptakan lebih lemah dari pada laki-laki secara fisik dan mental. Jadi apa SOLUSINYA? Jauh-jauh hari islam telah memberikan tuntunannya yang sangat jitu, melalui syariat yang dibawa oleh nabi kita muhammad salallahu alahi wasallam, diantaranya:

a.Ketika wanita hendak keluar rumah terlebih ketika mau ke pasar ,maka dianjurkan baginya untuk mengajak suaminya atau mahramnya. Hal ini sangat efektif mencegah kejahatan terlebih terhadap perempuan,Karena ada yang mendampingi dan menjaganya.

b.Menjaga cara berpenampilan dan berpakaian agar tidak mengundang kemungkinan tindakan pelecehan seksual dan perbuatan dosa yang lainya. Seperti Tidak membuka bagian tubuh yang dilarang untuk diperlihatkan, yaitu seluruh bagian tubuh kecuali tangan dan wajah bagi wanita.Adapun laki-laki antara pusar sampai lutut. Tidak memperlihatkan bagian-bagian dari lekuk tubuh atau pakaian ketat yang dapat mengundang syahwat. Tidak berpakaian dengan warna-warna yang mencolok seperti warna merah(bagi wanita). Menghindari penggunaan parfum bagi para wanita. Karena hal ini sangat berpotensi mengundang syahwat para lelaki, terbukti dengan banyaknya angka pelecehan seksual.

  1. c. Tidak keluar atau pergi ke pasar kecuali benar-benar ada keperluan,karena betapa meruginya seseorang yang pergi ke pasar tanpa ada keperluan yang penting kemudian kejahatan dan marabahaya menimpanya.

3.adab ketika di pasar

a.Sumber dari sekian banyak kejadian adalah mata, Yaitu mata yang dibiarkan melihat hal-hal yang tidak pantas dilihat. Maka islam mendatangkan solusi dengan diperintahkannya kita untuk menundukkan pandangan. Terlebih bagi para lelaki.

b.Menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia,terlebih perkataan yang kotor dan kasar.

4.adab ketika keluar dari pasar

Setelah memenuhi semua kepentingan(kebutuhan), maka hendaknya segera meninggalkan pasar dan tidak berlama-lama di dalamnya.(bin lagon).

Maraji`:-((kitab syarah hisnul muslim, karangan syaikh sai’id ali bin wahaf al-qothany,dan disyarah oleh majdi bin abdil wahab al-ahmad.).

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *