HUBUNGAN ANTARA YAHUDI DAN IBLIS

bendera yahudi israel-munsypedia

Dalam al-Quran terdapat banyak kesamaan sifat antara orang-orang Yahudi dengan Iblis. Diantara kesamaan – kesamaan tersebut adalah:

  1. Sifat sombong, Setelah Allah Ta’ala menciptakan Adam, Allah Ta’ala memerintahkan malaikat dan Iblis untuk bersujud kepada Adam, namun Iblis menolaknya. Allah berfirman yang artinya: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?’, Iblis menjawab: ‘Aku lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang Engkau ciptakan dia dari tanah”. (QS.Al-A’raf: 12)

Orang-orang Yahudi juga besifat sombong dan menganggap diri mereka sebagai Sya’bullah al-Mukhtar (bangsa Allah yang terpilih). Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya” (QS. Al-Maidah: 18)

  1. Iblis dan Yahudi kerjanya merusak. Allah berfirman tentang Iblis yang artinya: “Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, Maka Sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar (QS. An-Nur: 21)

Allah Ta’ala berfirman tentang Yahudi yang artinya: “ (Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu mengikat, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi”. (QS. Al-Baqarah: 27)

  1. Iblis dan Yahudi adalah musuh umat Islam. Allah Ta’ala menyebut Iblis sebagai musuh bagi manusia dan memerintahkan manusia untuk menjadikannya sebagai musuh abadi. Allah Ta’ala berfiman yang artinya: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh(mu). (QS. Al – Fathir: 6)

Dan Allah Ta’ala menggambarkan orang-orang Yahudi sebagai orang – orang yang paling memusuhi umat Islam. Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”. (QS. Al-Maidah: 82)

  1. Allah Ta’ala telah memperingatkan umat Islam agar jangan terpengaruh dan menjadi pengikut Iblis dan yahudi. Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan”. (QS.An-Nur: 21) Tentang Yahudi, Allah juga melarang umat Islam untuk menjadi teman dan pengikut mereka. Sebagaimana firmanNya yang artinya : “Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. Al-Ma’idah: 51)
  2. Iblis dan Yahudi berhasrat untuk mengkafirkan umat Islam dengan segala cara. Iblis berkata: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus”. (QS. Al-A’raf: 16)

Tentang hasrat Yahudi untuk mengkafirkan umat Islam, Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Sebagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. (QS. Al-Baqarah: 109)

Inilah beberapa kesamaan sifat antara orang – orang yahudi dengan Iblis. Semoga kita dijauhkan oleh Allah Ta’ala dari sifat – sifat tersebut.

(Editor)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *