ENGKAU BIDADARI SURGAKU!

surga (1)

Wajahnya yang cantik jelita melebihi cahaya bulan purnama, tubuhnya yang elok dan rupawan menjadi idaman bagi sang pujaan, hiasannya yang anggun, wanginya yang sangat harum menambah indah perangainya yang santun. Itulah sekelumit tentang bidadari surga yang Allah sediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Bidadari surga sangatlah terjaga kesuciannya dia tidak pernah disentuh oleh jin ataupun manusia, karena bidadari surga hanya diperuntukkan bagi suaminya yang bertakwa dan taat kepada Rosul-Nya saja.

Ciri-ciri bidadari surga:

  1. Bidadari surga sangat terjaga kesuciannya

Allah Ta’ala berfirman: “Dan untuk mereka istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (QS. al-Baqarah: 25)

Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “(istri-istri surga) mereka tidak haid, tidak mengeluarkan hadas (kencing dan buang kotoran) dan tidak pula mengeluarkan ingus.”

Mujahid rahimahullah berkata: “Mereka tidak kencing dan tidak mengeluarkan kotoran, tidak mengeluarkan mazi dan mani, tidak haid, tidak meludah, tidak mengeluarkan ingus dan tidak melahirkan.” (lihat kitab Hadi al-arwah)

  1. Bidadari surga penuh dengan cahaya dan sangat harum

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalau seandainya wanita surga menengok ke bumi, niscaya antara langit dan bumi bercahaya dan penuh dengan bau harum, dan jilbab bidadari lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhori, no.2796)

  1. Bidadari Surga tetap perawan

Orang-orang yang beriman di dalam surga mereka bersenang-senang dengan istri-istri mereka. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan, mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.” (QS. Yasin: 55-56)

Abdullah bin Mas’ud dan Abdullah bin Abbas rodhiallahu ‘anhuma berkata: “Mereka sibuk memecahkan keperawanan bidadari.”

Muqotil rahimahullah berkata: “Mereka sibuk memecahkan keperawanan bidadari sampai lupa dengan penghuni neraka, sehingga mereka tidak ingat dan tidak memperhatikan mereka.” (lihat kitab Hadi Al-arwah)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang yang beriman di surga diberi kekuatan demikian-demikian dalam berjimak.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apakah ia bisa melakukan hal itu (jimak)? Beliau bersabda: “Ia diberi kekuatan seratus orang.” (HR. At-tirmidzi, no. 2536, Syaikh Albani rahimahullah berkata di kitab Shahih Sunan at-Tirmidzi: Hadits ini hasan shahih)

Masih banyak lagi ciri-ciri bidadari surga yang telah Allah kabarkan kepada kita, baik di dalam Alquran maupun di dalam Sunah. Oleh karena itu mari kita memperbanyak amal saleh di dunia ini agar kita mendapatkan bidadari di surga nanti. Ketahuilah saudaraku seiman bahwasanya para Salafush Shalih, mereka sangat rindu kepada bidadari di surga dengan memperbanyak amal saleh dan meninggalkan kesenangan dunia yang menipu dan sementara.

Sebagai penutup dari tulisan ini saya akan menyajikan satu pertanyaan kepada anda melalui lisan Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah semoga dengan satu pertanyaan ini anda akan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan bidadari surga, beliau berkata: “Wahai para pemuda, tidakkah kalian rindu dengan bidadari?” (lihat lihat Syarah Abyat al-Jannah karya Al-Allamah Mahmud Syukri Al-Alusi rahimahullah).

Oleh: S@ifullah al-Gabusy

Mahasiswa Fakultas Ahwal Syakhshiyyah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *