DUA RAKA’AT SAJA

sujud

            Mudah, itulah kata yang cocok untuk disematkan kepada Agama yang kita cintai ini. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga penah bersabda mengenai hal ini: “Sesungguhnya Agama ini (Islam) adalah agama yang mudah.” (HR. Bukhori). Dan termasuk dari mudahnya Agama ini adalah banyaknya ibadah-ibadah yang sangat ringan untuk dikerjakan, akan tetapi orang yang mengerjakannya akan mendapatkan ganjaran atau pahala yang besar.

Pada tulisan kali ini kami akan membahas tentang suatu ibadah yang termasuk dari ibadah yang kami sebutkan diatas. Ibadah tersebut adalah sholat dua raka’at sebelum subuh. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabada: “Dua raka’at sebelum shalat fajar lebih baik dari pada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim). Syaikh Abdurrahman As-Suhaim menjelaskan makna hadits ini dengan berkata: “Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: “…lebih baik dari pada dunia dan seisinya” menunjukkan keutamaan dari shalat dua raka’at sebelum subuh ini dan juga menunjukkan akan besarnya pahala yang akan didapatkan oleh orang yang mengerjakannya.” (Ithaful Kirom). Hanya dengan mengerjakan ibadah yang sangat ringan ini kita dapat memperoleh pahala yang begitu besarnya, pahala yang lebih baik dari dunia dan seisinya. Agar shalat dua raka’at sebelum subuh kita ini lebih sempurna, maka ada baiknya bagi kita untuk memperhatikan adab-adab dan sunnah-sunnah yang berkaitan dengan shalat ini.

  1. Dianjurkan bagi kita untuk mengerjakannya dengan ringkas dan tanpa harus memanjangkannya, dari Hafshah radhiallahu ‘anha beliau berkata: “Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam apabila telah terbit fajar, maka beliau hanya sholat dua raka’at yang ringkas.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullah berkata mengenai hadits diatas: “Dianjurkan bagi seseorang untuk meringankan sholat dua raka’at sebelum subuh, dan apabila seseorang memanjangkannya maka dia telah menyelisihi sunnah.” (Syarh Riyadhus Solihin)
  2. Disunnahkan untuk membaca surat Al-Kafirun pada raka’at yang pertama dan membaca surat Al-Ikhlash pada raka’at yang kedua. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menceritakan: Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlash pada sholat dua raka’at sebelum subuh. (HR. Muslim). Adapun bagi orang yang belum hafal kedua surat tersebut, maka tidak mengapa baginya untuk membaca surat apa saja yang terdapat dalam Al-Qur’an yang mudah menurutnya.
  3. Dianjurkan pula bagi yang telah selesai mengerjakan sholat ini untuk berbaring sejenak dengan menghadap kesebelah kanan. ‘Aisyah radhiallahu ‘anhu menceritakan: Bahwa apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah selesai mengerjakan sholat dua raka’at sebelum subuh beliau berbaring diatas tubuhnya yang sebelah kanan. (HR. Bukhori). Akan tetapi perlu diingat bahwasanya hal ini hanyalah sunnah, dan apabila hal ini dapat melalaikan kita dari sholat subuh secara berjama’ah ada baiknya tidak kita lakukan.

Inilah pembahasan singkat tentang keutamaan sholat dua raka’at sebelum subuh dan adab-adab yang berkenaan tentang pelaksanaannya. Semoga kita dapat menjaga sunnah yang satu ini dengan sebaik-baiknya, amin.

Oleh: Hidayatullah

Mahasiswa Fakultas Ahwal Syakhshiyyah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *