BISMILLAH

Bismillah pic image

Islam merupakan agama yang sempurna sebagaimana yang Allah Ta’ala firmankan: “pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu” (QS. Al-Ma’idah: 03). Islam tidak hanya mengatur tentang peribadatan saja, tetapi Islam juga datang membimbing umatnya dalam adab hidupnya sehari-hari, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad)[1].

Dari Abu Hafhs Umar bin Abi Salamah ‘Abdullah bin ‘Abdilasad anak tiri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: sewaktu saya masih kecil dimana saya berada dalam asuhan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam saya sering berganti-ganti tangan dalam mengambil makanan di piring, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada saya: “wahai anak sebutlah nama Allah Ta’ala (bacalah basmalah) dan makanlah dengan tangan kananmu serta makanlah dari makanan yang terdekat. Maka begitulah cara makan saya setelah itu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Beberapa faidah yang dapat dipetik dari hadits di atas:

  1. Umar bin Abi Salamah adalah anak tiri Rasulullah dari istri beliau Ummu Salamah, Rasulullah menikah dengan Ummu Salamah setelah suami beliau Abu Salamah wafat. Ketika menikah dengan Rasulullah Ummu Salamah membawa empat orang anak yang masih kecil yaitu : ‘Umar, Salamah, Zainab, dan Durrah.
  2. Di dalam hadis ini terdapat kewajiban mendidik anak dengan adab islam baik dalam adab makan, minum, tidur, dan adab-adab lainnya.
  3. Beberapa adab makan yang islam ajarkan:
    • Membaca basmalah sebelum makan dan minum, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian makan makanan, maka hendaklah ia mengucapkan bismillah, namun jika ia lupa maka hendaklah membaca ‘Bismillahi fi awalihi wa akhirihi’” (HR Tirmidz, Dishahihkan oleh syaikh Al-albani.)
    • Makan dan minum dengan tangan kanan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda : ”Jika salah seorang diantara kalian makan maka makanlah dengan tangan kanan, dan bila ia minum, maka minumlah dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kiri.” (HR. Muslim)
  4. Bersemangatnya para sahabat Rasulullah dalam menjalankan perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, Hadits ini juga menerangkan keutamaan sahabat Umar bin Abi Salamah, karena langsung mentaati perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, menekuni secara berkesinambungan perintahnya, dan menjadikan parintah Rasulullah sebagai kebiasaan hidupnya.
  5. Hendaklah menjadikan perintah dan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai kebiasaan dalam hidup kita sehari-hari.

Demikianlah beberapa faidah yang dapat kita petik dari hadis yang mulia ini, semoga kita dapat mengamalkan dan menasehati keluarga, kerabat, dan teman-teman kita untuk berhias dengan adab islam yang mulia ini.

Sumber: Bahjatun Nazhirin Syarhu Riyadus Shalihin’ hadis ke-299 karya syaikh Salim Bin ‘Ied Al-Hilaly rahimahullah.

Oleh : TauHid

Mahasiswa Fakultas Ahwal Syakhshiyyah

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *