KEUTAMAAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

padang pasir 4

Salah satu indikator terbesar kecintaan kita kepada manusia terbaik sepanjang masa, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah besarnya rasa cinta kita terhadap para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum jami’an. Karena mereka memiliki peran yang tak tergantikan serta aksi yang tak tertandingi dalam membantu beliau menyampaikan risalah yang agung kepada umatnya.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kami akan memaparkan keutamaan beberapa sahabat dimulai dari Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, agar menjadikan kecintaan kita kepada mereka semakin bertambah. Karena sejak dahulu, mencintai para sahabat adalah prinsip para ulama.

Sahabat Paling Utama

Dikisahkan bahwa seorang wanita pernah mendatangi Rasulullah. Kemudian beliau memintanya agar datang di lain waktu. Wanita itu bertanya: “Bagaimana jika kelak aku tidak mendapatimu lagi?” (Maksudnya bagaimana bila beliau telah wafat?). Rasulullah menjawab: “Jika engkau tidak mendapatiku maka temuilah Abu Bakar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa dahulu kami (para sahabat) pada masa Rasulullah mendahulukan Abu Bakar sebagai sahabat yang paling utama. (HR. Bukhari)

Penghuni Surga

Keutamaan yang paling menakjubkan ialah bahwa Abu Bakar merupakan salah satu di antara sekian sahabat yang semasa hidup telah memperoleh jaminan masuk ke dalam surga dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya: “Abu Bakar di surga….” (HR. Ibnu Majah: shahih)

Hal ini merupakan bantahan telak terhadap Syiah Rafidhah yang mengkafirkan para sahabat termasuk di antaranya Abu Bakar dan menuduhnya merampas hak kekhalifahan Ali bin Abi Thalib.

Laki-laki yang Paling Dicintai Nabi

Amr bin al-Ash radhiyallahu ‘anhu pernah bertanya perihal manusia yang paling ia cintai kepada Rasulullah, maka beliau menjawab: “Aisyah.” Amr melanjutkan: “Dari kalangan laki-laki?” Beliau pun menjawab: “Bapaknya (yaitu Abu Bakar).” (HR. Ibnu Majah: shahih)

Bahkan beliau menegaskan dalam sabdanya: “Jika saja aku diperbolehkan mengambil khalil (kekasih dekat) selain Allah, maka pasti aku akan memilih Abu Bakar sebagai khalil. Akan tetapi dia adalah saudaraku dan sahabatku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sahabat Paling Berjasa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Sesungguhnya yang paling berjasa bagiku dalam persahabatan dan hartanya adalah Abu Bakar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Salah satu perbuatan Abu Bakar yang menunjukkan akan hal itu adalah bahwa Abu Bakar pernah menginfakkan seluruh hartanya fii sabilillah.

Selain itu, Abu Bakar merupakan sahabat yang terlebih dahulu memeluk Islam. Abu Bakar-lah yang menjadi imam tatkala Nabi sakit. Abu Bakar pulalah khalifah pertama yang dibaiat oleh kaum Muslimin. Dan masih begitu banyak keutamaan lainnya yang ia miliki yang tidak mampu kami paparkan dalam lembaran singkat ini. Sudah selayaknya bagi setiap muslim untuk menjadikan beliau suri teladan setelah Rasulullah.

Oleh : Roni Nuryusmansyah

Mahasiswa Fakultas Ahwal Syakhshiyyah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *