Dua Dosen STDI Menyelesaikan Program Magister Aqidah di Universitas Islam Madinah
Dua Dosen STDI Menyelesaikan Program Magister Aqidah
di Universitas Islam Madinah
Dua dosen STDI Imam Syafi'i Jember telah berhasil menyelesaikan program magister dalam bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah. Keduanya telah dinyatakan lulus dalam munaqasyah risalah (ujian tesis) belum lama ini. Saudara Roy Grafika Penataran, MA yang berasal dari Pontianak telah diuji pada hari Sabtu, 15 Dzulqa'dah 1431 H. Beliau yang pernah menuntut ilmu di Ponpes al-Furqon Gresik ini telah menulis sebuah risalah berjudul "al-Mabahits al-'Aqadiyyah al-Muta'alliqah bil Adzan" (Pembahasan-pembahasan Aqidah yang Berhubungan dengan Adzan) dinyatakan lulus dengan predikat mumtaz ma'a martabah syaraf al-ula (summa cum laude) dan tim penguji yang
terdiri dari Dr. Sulaiman as-Suhaimi (pembimbing), Dr. 'Ubaid as-Sulami, dan Prof. Dr. Shalih al-'Aqil juga memberikan rekomendasi agar risalah ini dicetak.
Sementara Saudara Firanda Andirja, MA diuji pada hari Selasa, 3 Dzulhijjah 1431 H. Alumni SMA 1 Sorong yang pernah belajar di UGM dan Ponpes Jamilurrahman Yogyakarta ini menulis risalah berjudul "Ajwibah Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah 'ala Syubuhat al-Mu'athilah at-Tafshiliyyah fi ash-Shifat adz-Dzatiyyah" (Jawaban-jawaban Ibnu Taimiyyah terhadap Syubhat-syubhat Terperinci Kelompok Mu'athilah dalam Sifat-sifat Dzatiyyah Allah). Beliau dinyatakan lulus dengan predikat mumtaz ma'a martabah syaraf al-ula (summa cum laude) oleh tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Abdur Razzaq al-Badr (pembimbing), Dr. Abdul Qadir 'Atha dan Dr. Ahmad al-Ghunaiman.
Ada satu pelajaran berharga yang bisa dipetik dari munaqasyah yang diselenggarakan di rangkaian hari paling mulia sepanjang tahun ini ('Asyru Dzilhujjah). Semua tim penguji tampak berpuasa di hari di mana amalan disunnahkan untuk diperbanyak. Hal ini nampak ketika tim penguji disajikan hidangan-hidangan makanan yang dengan halus beliau-beliau tolak. Bahkan air putih yang disuguhkanpun tidak beliau-beliau minum, padahal masing-masing penguji berbicara lebih dari satu jam dalam munaqasyah ini. Sungguh sebuah teladan mulia yang dicontohkan para guru untuk para murid.
Alhamdulillah, keluarga besar STDI Imam Syafi'i turut berbahagia dan mengucapkan selamat kepada beliau berdua. Semoga Allah memberkahi ilmu yang diperoleh. (AB)



