Selayang Pandang Kuliah Kerja Nyata Tahun 2014

Alhamdulillah, atas pertolongan Allah, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diadakan oleh kampus STDI Imam Syafi’i Jember berakhir dengan sukses.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini berlangsung selama sebulan, tepatnya dimulai hari Senin, 13 Januari 2014 sampai hari Senin pekan keempat, tanggal 11 Februari 2014.

Pihak kampus memilih kegiatan KKN perdana ini berlokasi di desa Pakis, kecamatan Panti, kabupaten Jember, tepatnya di kaki gunung Argopuro.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 29 mahasiswa kampus STDI Imam Syafi’i Jember dan dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama sebanyak 15 mahasiswa menempati balai desa yang berada di tengah desa. Sedangkan kelompok kedua mendiami rumah warga yang disewakan, yaitu Bapak Saiful yang dikenal baik oleh masyarakat di dusun Pertelon, di bagian selatan, dekat dengan masjid Nurul Huda yang berada tepat di pinggir jalan utama desa Pakis.

Di antara kegiatan yang dilakukan kelompok pertama selama KKN berlangsung di antara lain:

  1. Mengajar di SD Negeri Pakis 1 berupa 3 mata pelajaran: agama, bahasa Inggris, dan seni keterampilan. Kegiatan ini tergolong padat karena mahasiswa diamanati mengampu 12 kelas, dari kelas 1 A-B sampai kelas 6 A-B dalam seminggu. Sehingga jika diakumulasikan dalam satu hari rata-rata mengajar 9 jam.
  2. Mengajar di TK PGRI Pakis 3 yang bersebelahan dengan SD N Pakis 1 setiap hari di 2 jam pertama. Adapun yang disampaikan adalah kisah anak dan baca tulis.
  3. Mengajar di berbagai TPA/TPQ di desa Pakis setiap hari. Di antaranya TPQ Nurul Athfal yang diasuh KH. Hasan Kholili, Ar-Rofiqoh yang diasuh Ust. Saifullah, Al-Mubarok di Pakis Utara, Manazilul Huda yang diasuh Kiai Baidhowy, dan Al-Abror di dusun Cempaka.
  4. Mengadakan bimbel di balai desa Pakis setiap sore hari, berupa pelajaran umum tingkat SD, mencakup Matematika, IPA, IPTEK, dan sebagainya.
  5. Membantu SD N Pakis 1 membimbing beberapa murid untuk mengikuti lomba di tingkat kecamatan, di antaranya lomba murid teladan, MIPA, menggambar, dan pantomim.
  6. Gotong royong di balai desa setiap Jumat pagi.
  7. Membantu kegiatan administrasi di kantor desa Pakis setiap hari. Kegiatan ini diikuti oleh 3 mahasiswa secara bergantian tiap hari kerja.
  8. Gotong royong bersama warga membuat jalan tembus dan parit di dusun Tajek.
  9. Membangun WC untuk balai desa Pakis.
  10. Mengadakan lomba antar TPQ.
  11. Bekerja sama dengan ibu-ibu PKK mengadakan penyuluhan seputar kekerasan dalam rumah tangga dan menikah dini.
  12. Bermain bola bersama pemuda desa Pakis
  13. Berkunjung ke rumah-rumah warga, terutama tokoh masyarakat.
  14. Mengikuti jalan santai yang diadakan oleh TPQ Nurul Athfal.
  15. Memberikan cindera mata atau hadiah kepada pihak sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.
  16. Menghadiri acara makan bersama yang diadakan SD dalam rangka perpisahan dengan mahasiswa KKN.
  17. Dan lain-lain

Sedangkan kegiatan kelompok kedua adalah sebagai berikut:

  1. Mengajar di MTs Ash-Shiddiqi. Di antara mata pelajaran: akidah akhlak, sejarah kebudayaan Islam, fikih, bahasa Arab, Alquran hadis, dan lain-lain.
  2. Mengajar di madrasah diniyah yang bertempat di MTs Ash-Shiddiqi setiap sore.
  3. Pengajian ibu-ibu di rumah pak Agus, salah seorang warga.
  4. Pengajian rutin harian selepas magrib di masjid Nurul Huda dusun Pertelon desa Pakis.
  5. Membuat WC umum untuk masjid Nurul Huda
  6. Mengadakan pengajian bersama Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A, dan Ust. Syafiq Basalamah, M.A dengan tema keluarga sakinah di masjid Nurul Huda.
  7. Peremajaan masjid Nurul Huda
  8. Mengadakan bimbel untuk warga sekitar, bertempat di rumah warga.
  9. Gotong royong bersama warga di sekitar masjid Nurul Huda
  10. Makan bersama warga dalam acara perpisahan di masjid Nurul Huda
  11. Mengadakan perpisahan di MTs Ash-Shiddiqi.
  12. Mengadakan lomba di MTs Ash-Shiddiqi, seperti lomba hafalan Alquran dan azan.
  13. Dan lain-lain

Adapun kegiatan bersama di antaranya:

  1. Pengobatan gratis dengan dr. Irawan, dosen Universitas Jember,  ditemani istrinya yang juga dokter beserta mahasiswanya, di balai desa Pakis. Kurang lebih 70 masyarakat yang tengah sakit mengikuti acara ini. Selain itu diadakan pemutaran video-video kaijan singkat untuk pasien yang sedang menunggu pengobatan.
  2. Mengadakan turnamen lomba tenis meja desa Pakis baik tunggal maupun ganda yang diikuti oleh puluhan pemuda desa Pakis.
  3. Pembagian mushaf gratis ke berbagai masjid, musalla, dan lembaga pendidikan.
  4. Dan lain-lain

Kegiatan KKN yang hanya berlangsung satu bulan ini memberikan kesan yang mendalam bagi mahasiswa maupun masyarakat. Tak terkecuali Bapak Jumadik, selaku kepala desa Pakis. “Kalian sudah saya anggap seperti anak sendiri,” ujar beliau di saat mahasiswa KKN berkunjung ke rumahnya sebelum kembali ke kampus. Di acara penutupan KKN pun beliau pernah berkata, “Sebenarnya sulit bagi saya melepas kalian. Saya ingin kalian tinggal di sini lebih lama lagi.” Hal senada juga diucapkan oleh para kiai dan tokoh masyarakat di desa tersebut. Mereka menilai mahasiswa KKN STDI Imam Syafi’i sangat berbeda dengan mahasiswa KKN kampus lainnya.

Bahkan sebagian masyarakat seperti anak-anak SD N Pakis 1 yang sering main ke balai desa, baik untuk mengikuti bimbel atau selainnya, menangis di saat mahasiswa hendak pergi kembali ke kampus. Begitu juga ibu-ibu di dusun Pertelon yang aktif menghadiri pengajian ibu-ibu. Mereka berharap desa Pakis menjadi tempat yang diprioritaskan menampung mahasiswa KKN dari STDI Imam Syafi’i Jember di kemudian hari.

Semoga kegiatan KKN ke depannya lebih baik lagi dan mampu menuai dakwah di masyarakat Jember khususnya. Amin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *