Penarikan KKN, Camat Mumbulsari : “Saya Tidak Melihat Hal Negatif Sekecil Pun”

Mumbulsari (stdiis.ac.id) – Penarikan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) STDIIS Jember di Kecamatan Mumbulsari berlangsung haru. Acara ini secara resmi ditutup oleh Kepala Kecamatan Mumbulsari, Bapak Joko, dan dihadiri jajaran muspika, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan puluhan mahasiswa STDIIS Jember yang tersebar di 3 desa, yakni Desa Mumbulsari, Lengkong dan KawangRejo.

Dalam sambutannya, kepala kecamatan tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Mahasiswa STDIIS Jember di lingkungannya selama kurang lebih 1 bulan. “Saya sangat-sangat berterima kasih. Untuk adik – adik, Itulah kita yang namanya melayani masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi bekal bagi kalian semua.” Pungkasnya. (Kamis, 22 Dzulhijjah 1440 H – 23/08/2019)

Foto: Camat Mumbulsari (Pak Joko) saat Menerima Piagam dari Ustadz Noor Ikhsan Silviantoro

Selama mengabdikan diri kawasannya, mahasiswa STDIIS Jember mampu beradaptasi dengan baik dan menghindarkan diri dari segala bentuk konflik. “Saya tidak melihat ada hal-hal yang negatif sekecil pun. Apalagi ini suasana Pilkades.” Tegasnya di penghujung sambutannya.

Sementara, perwakilan pihak kampus STDIIS Jember, yakni Ustadz Noor Ikhsan Silviantoro, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dan berterimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswanya.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, adik- adik kami diberi medan sebagai sarana menempa diri, melatih bermasyarakat, bagaimana memaksimalkan potensi yang ada untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat, walaupun dari sisi nominal tentu tidak besar.” Ujarnya.

Keresahan beberapa masyarakat terkait program KKN STDIIS Jember di desa ternyata terbantahkan dan tidak terbukti adanya. Program pendidikan, program sosial dan pembangunan yang dilaksanakan mahasiswa justru membuat masyarakat menginginkan kembali keberadaan KKN STDIIS Jember di desanya.

“Memang citra STDI itu selalu ada kesan sedikit negatif di awal KKN, tapi di akhir KKN, Alhamdulillah apresiasinya selalu positif dan mengharapkan agar berkesinambungan kerjasama itu.” Pungkas dosen yang telah mengawal STDIIS Jember sejak tahun 2007 ini.

Sinergi antara pemerintah daerah Jember dengan kampus STDIIS Jember diharapkan lebih baik ke depannya, guna memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Keberadaan STDIIS Jember tidak dapat dipandang sebelah mata, terbukti citra kota Jember semakin dikenal luas karena antusiasme mahasiswa dan mahasiswi baru yang berasal dari hampir setiap pulau di Indonesia ini meningkat drastis setiap tahunnya.

Hal ini tentu juga berdampak pada arus peningkatan taraf perekonomian masyarakat sekitar kampus, dengan menjamurnya bisnis kuliner, pertokoan dan rumah kos.


Yusnizar Sufi Ramadhan, S.S.

Humas P3M STDIIS Jember

2 thoughts on “Penarikan KKN, Camat Mumbulsari : “Saya Tidak Melihat Hal Negatif Sekecil Pun”

  • August 24, 2019 at 12:26 pm
    Permalink

    Maa syaa Allah…
    Semoga Allah m7dahkan semua urusan Aamiin..

    Reply
    • August 28, 2019 at 2:51 am
      Permalink

      Aamiin.. Baarakallahfiik..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *