KUNJUNGAN ISTIMEWA KAPOLSEK KE STDI

Jember, (22/9) – Siang ini (19/9/2014), ada hal menarik yang terjadi di masjid Ar-Rahmah kampus STDI Imam Syafi’i. Pasalnya, usai melaksanakan shalat Jum’at seorang dosen di kampus tersebut, yang merupakan alumnus Universitas Islam Madinah, Dr. Syafiq Basalamah, MA, maju ke hadapan para jama’ah. Beliau menyampaikan bahwa kampus STDI Imam Syafi’i kedatangan tamu istimewa, yaitu Kapolsek Sumbersari kabupaten Jember, Bapak Imam.

Kemudian beliau langsung mempersilahkan Kapolsek Sumbersari itu untuk menyampaikan kata-kata sambutannya di hadapan jama’ah sholat Jum’at yang didominasi oleh mahasiswa STDI Imam Syafi’i.

Dalam sambutannya, pak Imam menyatakan bahwa kedatangan beliau kali ini sebagai pengganti pada acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh STDI Imam Syafi’i tentang “Menyingkap Tabir Kesesatan ISIS”, Sabtu, 13/9. Beliau menyatakan bahwa ketidakhadiran beliau pada acara tersebut dikarenakan adanya tugas kerja yang harus beliau hadiri pada waktu yang bersamaan.

Panitia pelaksana acara yang menghadirkan Dr.Muhammad Arifin Badri MA sebagai narasumber tersebut, memang sengaja mengundang Kapolsek Sumbersari dan ketua MUI sebagai tamu istimewa pada acara tersebut.

Dalam sambutannya, bapak Imam menyampaikan beberapa hal. Diantaranya adalah Kecamatan Sumbersari alhamdulillah hingga saat ini masih dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali, baik itu sebelum pemilihan presiden atau pasca pemilihan presiden kemarin, yang mana kericuhan demi kericuhan masih terjadi di kecamatan-kecamatan lain.

Meski demikian, beliau masih tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga keadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sela-sela penyampaian, beliau mengingatkan tentang adanya tantangan yang diprediksi terjadi di kemudian hari berupa kenaikan BBM ataupun yang lainnya yang menuntut masyarakat untuk hidup lebih sederhana.

Walaupun menjabat sebagai Kapolsek, beliau tidak segan-segan untuk menyisipkan candaan pada sambutannya. “saya yakin kalian yang tinggal di pondok pasti sudah terbiasa hidup sederhana”, tutur beliau yang di sambut oleh gelak tawa ratusan jam’ah.

Beliau juga mendorong para hadirin untuk menjaga persatuan dan kesatuan, walaupun berbeda agama, suku dan ras. Beliau menekankan hadirin agar senantiasa menjaga ukhuwah islamiyah dan mengingatkan agar jangan sampai Indonesia seperti Afghanistan yang terus bergejolak dan tidak pula seperti Somalia yang harus kehilangan negaranya.

Beliau melanjutkan sambutannya dengan menceritakan permasalahan-permasalah yang selama ini sering dihadapi oleh aparat kepolisian. Mulai dari curanmor, premanisme, dan yang lainnya.

Terakhir, beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar- besarnya jika ada kata-kata yang salah. Kemudian menutup sambutannya dengan ucapan salam.

Demikianlah sedikit tentang kunjungan istimewa pak Polisi yang begitu berkesan ke kampus kami.

Oleh : Tim Jurnalistik BEM STDI Imam Syafi’i

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *